Header Ads

Lagi FKIP-UNIKI Bireuen Jalin Kerjasama Dengen Instansi Pemerintah, Apa Saja Programnya

NOTA perjanjian kerjasama: Dr. Mohd Ilyas, SE.MM., (Kiri) Dekan FKIP-UNIKI dengen Drs. M. Nasir, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, memperlihatkan nota perjanjian kerjasama kepada kontributor medianadnews.com. Bireuen, usai ditandatangani, Rabu (06/01) tadi pagi, di kantor Dinas pendidikan tersebut. (foto:medianadnews.com-tawakal)

MEDIANADNEWS.COM: Kemarin baru saja menandatangani MoU/MoA dengen Disporapar Kabupaten Bireuen. Hari ini jajaran civitas akademika FKIP-UNIKI tersebut, menjalin kerjasama tambahan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten setempat. 

Dekan serta Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), langsung menadatangani dokumen/naskah kerjasama, dengen Kepala Dinas instansi pemerintah tersebut Drs M Nasir, M.Pd bersama Dekan Dr Mohd Ilyas, SE, MM diruang kerja Kadis Dinas PK tersebut, di Desa Cot Gapu, Kota Juang Bireuen, Rabu (06/01/2021) tadi pagi. 

Menurut Dekan Muhammad Ilyas yang juga mantan Kadis Pendidikan Aceh tersebut, perjanjian kerjasama jangka panjang tersebut, mencakupi pengembangan kurikulum, peningkatan sumber daya manusia, bidang fasilitas kependidikan, tatakelola kelembagaan, pengembangan program studi, kegitan penelitian, pengembangan inovasi, penjaminan mutu, program magang mahasiswa, sosialisasi pendidikan keolahragaan dan sejumlah "domain" lainnya yang urgen dan penting untuk pengembangan kampus juga program di dinas pendidikan dan kebudayaan Bireuen kedepan. 

Dalam kesempatan itu, Kadis M. Nasir menyampaikan beberapa hal, diantaranya mengakui, saat ini masih terjadi kekurangan Guru Penjas (olahraga), diantaranya pada ajaran Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bireuen hingga 119 orang dan tingkat SMP juga masih kekurangan guru bidang studi olahraga, diperkirakan 12 orang guru. 

Langsung disahuti Dekan FKIP-UNIKI Mohd Ilyas. Dimana dalam kesempatan itu mengatakan, FKIP UNIKI sedang menyiapkan tenaga kependidikan untuk jurusan penjas sebanyak 86 mahasiswa. 

Dengen demikian, hasil MoU tersebut, tentu akan adanya saling keterkaitan dalam mengatasi kekurangan guru, khususnya matapelajaran Penjas (olahraga) di kabupaten Bireuen, tutupnya. (kal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.