Minggu, November 27, 2022
Google search engine
BerandaNasionalKapolri Rayakan HUT Brimob dengan Sederhana, Doakan Pengamanan KTT G20 di Bali...

Kapolri Rayakan HUT Brimob dengan Sederhana, Doakan Pengamanan KTT G20 di Bali Sukses

MEDIANADNEWS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merayakan hari jadi Brigade Mobile atau Brimob ke-77 bertepatan dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Senin, 14 November 2022.

Listyo Sigit menyampaikan perayaan HUT Brimob tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena Indonesia sedang menyelenggarakan KTT G20 di Bali.

“Biasanya kita rayakan secara besar kemudian melibatkan personel yang banyak dan kita upayakan bersama Brimob seluruh indonesia. Tetapi hari ini, walaupun di tengah kesederhanaan, karena memang kita saat ini kita tengah melaksanakan KTT G20,” kata Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan resminya, 14 November 2022.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap di hari ulang tahun ke-77, Brimob semakin jaya dan hebat, serta sukses dalam pengamanan KTT G20. “Kita berdoa bersama agar Brimob khususnya sukses dalam pengamanan KTT G20 dan tentunya ke depan brimob akan semakin jaya dan semakin hebat dalam berbakti untuk negeri,” katanya.

Listyo mengatakan Brimob menjadi unsur penting dalam pengamanan KTT G20. Sebab, kepala operasi (kaops) pengamanan diemban oleh Komandan Korps (Dankor) Brimob.

“Kaopsnya Kakorbrimob. Jadi salah satu tim inti untuk pengamanan KTT G20. Oleh karena itu saya ucapkan selamat hari ulang tahun ke-77 untuk Brimob. Brigade jiwa ragamu untuk kemanusiaan,” kata Kapolri.

Sebelumnya Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, mengatakan kepolisian telah melakukan sejumlah persiapan menghadapi potensi ancaman yang akan muncul selama acara KTT G20 di Bali berlangsung. Salah satunya adalah latihan pengamanan untuk menghadapi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Dedi berkata setidaknya ada tiga skenario latihan yang dilaksanakan Polri menghadapi peristiwa kontingensi. Pertama, adalah skenario latihan menghadapi bencana alam. Polri sendiri telah menyiagakan sekitar 1.500 pasukan untuk pengamanan kontingensi akibat bencana alam.

“Hari ini adalah agenda latihan digital technical game,” kata Dedi melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 13 November 2022.

Selain latihan menghadapi bencana alam, Polri juga telah melakukan sejumlah rencana antisipasi menghadapi massa yang berunjuk rasa. Dedi berkata Presiden Jokowi menekankan agar Polri melakukan persiapan terhadap pengunjuk rasa agar tidak menghalangi jalannya acara.

“Kami siapkan lokasi di Lapangan Renon bagi pengunjuk rasa. Selain itu kami juga sudah mempersiapkan rencana pengondisian massa nantinya,” kata dia.

Terakhir, Dedi menambahkan Polri melakukan latihan skenario terhadap pengaturan lalu lintas di Bali. Hal tersebut dilakukan agar kontingensi akibat permasalahan lalu lintas bisa dengan mudah diatasi oleh kepolisian.(*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments